Segera Hapus 91 Aplikasi Android Berbahaya Ini, Bisa Kuras Uang!!

Tanpa disadari ternyata banyak sekali aplikasi Android berbahaya. Beberapa aplikasi bisa menguras uangmu hingga ludes tak bersisa dengan memanfaat celah berupa virus.

Seberapa Penting Pembaruan Perangkat Lunak Android?

Tanpa disadari ternyata banyak sekali aplikasi Android berbahaya. Beberapa aplikasi bisa menguras uangmu hingga ludes tak bersisa dengan memanfaat celah berupa virus. Jangan sampai ini terjadi kepada kamu, karena itu segera lakukan penghapusan aplikasi yang terindikasi berbahaya.

Terlebih jika aplikasi tersebut didapatkan dari pihak ketiga di luar play store. Sangat besar kemungkinan terdapat malware berbahaya. Karena data-data di dalam handphone dapat digunakan untuk tindak kejahatan seperti pencurian.

Malware Berbahaya Pada Ponsel Android

Zimperian Labs adalah perusahaan riset keamanan siber yang berada di Amerika. Mereka telah melakukan riset dan ternyata menemukan malware trojan yang bernama grift horse tersebar di 10 juta pengguna Android. Virus ini dapat mencuri data keuangan dan menggunakan uang kamu tanpa disadari.

Cara kerjanya adalah menautkan handphone Android ke layanan berbayar. Parahnya ini dilakukan tanpa izin dan sepengetahuan pengguna. Sehingga kamu bisa mendapatkan tagihan dan pemotongan kartu kredit setiap bulannya.

Ditemukan jika virus grift horse ini telah masuk di lebih 200 aplikasi Android. Mulai dari aplikasi hiburan, tools, game dan lain sebagainya di berbagai negara sekaligus. Bahkan malware ini rupanya sudah lama tersebar sejak November 2020.

Sekarang sudah ratusan aplikasi yang terdeteksi virus grift horse dan pihak Zimperian Labs sudah melaporkannya ke Google. Walaupun demikian, beberapa pengguna yang sudah terlanjur menginstalnya akan tetap memiliki resiko dari pencurian data virus ini. Karena itu pastikan kamu menghapus aplikasi yang terindikasi malware grift horse.

Daftar Aplikasi Berbahaya di Android

Beberapa daftar aplikasi berbahaya Android ini benar-benar bisa menguras uangmu. Jangan lalai dan segera hapus supaya terhindar dari pencurian. Berikut list dan daftar aplikasi yang wajib untuk dihapus:

  1. Aplikasi Heart Rate and Pulse Tracker
  2. Aplikasi Handy Translator Pro
  3. Aplikasi iCare – Find Location
  4. Aplikasi GPS Location Tracker
  5. Aplikasi Bus – Metrolis 2021
  6. Aplikasi My Chat Translator
  7. Aplikasi Locker Tool
  8. Aplikasi Free Translator Photo
  9. Aplikasi Call Recoder Pro
  10. Aplikasi Fingerprint Changer
  11. Aplikasi Racers Car Driver
  12. Aplikasi Instant Speech Translation
  13. Aplikasi Keyboard Themes
  14. Aplikasi Slime Simulator
  15. Aplikasi Amazing Video Editor
  16. Aplikasi What’s Me Sticker
  17. Aplikasi Safe Lock
  18. Aplikasi Smart Spot Locator
  19. Aplikasi Heart Rhythm
  20. Aplikasi CutCut Pro
  21. Aplikasi Phone Finder by Clapping
  22. Aplikasi OFFRoaders – Survive
  23. Aplikasi Bus Driving Simulator
  24. Aplikasi Lifeel – scan and test
  25. Aplikasi Fingerprint Defender
  26. Aplikasi Launcher iOS 15
  27. Aplikasi Scanner App Scan Docs & Notes
  28. Aplikasi Idle Gun Tycoon
  29. Aplikasi Chat Translator All Messengers
  30. Aplikasi Icony
  31. Aplikasi Hunt Contact
  32. Aplikasi Horoscope : Fortune
  33. Aplikasi Qibla AR Pro
  34. Aplikasi Fitness Point
  35. Aplikasi Heart Rate and Meal Tracker
  36. Aplikasi PhoneControl Block Spam Calls
  37. Aplikasi Mine Easy Translator
  38. Aplikasi Parallax paper 3D
  39. Aplikasi Qibla Pass Direction
  40. Aplikasi SnapLens – Photo Translator
  41. Aplikasi Caller-x
  42. Aplikasi Photo Effect Pro
  43. Aplikasi Clap
  44. Aplikasi iConnected Tracker
  45. Aplikasi Daily Horoscope & Life Palmestry
  46. Aplikasi Smart Call Recorder
  47. Aplikasi Qibla Compass (Kaaba Locator)
  48. Aplikasi Qibla Ultimate
  49. Aplikasi Prookie-Cartoon Photo Editor
  50. Aplikasi Truck – RoudDrive Offroad
  51. Aplikasi Call Recorder iCall
  52. Aplikasi GPS Phone Tracker – Family Locator
  53. Aplikasi PikCho Editor app
  54. Aplikasi Cinema Hall: Free HD Movies
  55. Aplikasi Street Cars: pro Racing
  56. Aplikasi Live Wallpaper & Background
  57. Aplikasi Face Analyzer
  58. Aplikasi Intelligent Translator Pro
  59. Aplikasi TrueCaller & TrueRecoder
  60. Aplikasi iTranslator_ Text & Voice & Photo
  61. Aplikasi Video & Photo Recovery Manager 2
  62. Aplikasi Pulse App – Heart Rate Monitor
  63. Aplikasi Fitness Trainer
  64. Aplikasi ClipBuddy
  65. Aplikasi Ludo Speak v2.0
  66. Aplikasi Vector arts
  67. Aplikasi Battery Live Wallpaper 4K
  68. Aplikasi Locatoria – Find Location
  69. Aplikasi Heart Rate Pro Health Monitor
  70. Aplikasi GetContacter
  71. Aplikasi AR Phone Booster – Battery Saver
  72. Aplikasi VPN Zone – Fast & Easy Proxy
  73. Aplikasi English Arabic Translator direct
  74. Aplikasi 100% Projector for Mobile Phone
  75. Aplikasi Screen Mirroring TV Cast
  76. Aplikasi Clap To Find My Phone
  77. Aplikasi My Locator Plus
  78. Aplikasi Free Calls WorldWide
  79. Aplikasi Language Translator-Easy&Fast
  80. Aplikasi WiFi Unlock Password Pro X
  81. Aplikasi Pony Video Chat-Live Stream
  82. Aplikasi Free Calls WorldWide
  83. Aplikasi CIAO – Live Video Chat
  84. Aplikasi Easy TV Show
  85. Aplikasi Keyboard: Virtual Projector App
  86. Aplikasi Mobile Things Finder
  87. Aplikasi Bag X-Ray 100% Scanner
  88. Aplikasi Heart Rate Monitor
  89. Aplikasi Caller ID & Spam Blocker
  90. Aplikasi Launcher iOS for Android
  91. Aplikasi Free Coupons 2021

Cara Menghindari Pencurian Data Oleh Aplikasi

Sekarang dunia sudah serba digital, apa pun itu bahkan urusan keuangan. Sayangnya menyimpan data keuangan di dalam ponsel masih cukup rawan dari pencurian. Karena itu kamu perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini supaya dapat menghindari pencurian uang secara digital:

1. Perhatikan Izin Aplikasi

Izin aplikasi menjadi sangat penting untuk diperhatikan sebelum menginstalnya di ponsel kamu. Pastikan bahwa aplikasi tersebut tidak meminta akses ke hal-hal yang tidak berkaitan. Misalnya jika mendownload aplikasi kalkulator, apakah wajar jika aplikasi tersebut meminta akses kontak dan lokasi?

Beberapa aplikasi memang membutuhkan izin tertentu, tapi pastikan permintaan izin tersebut sesuai dengan fungsinya. Misal, kamu mendownload aplikasi maps, tentu saja aplikasi tersebut membutuhkan data lokasi. Maka tidak masalah untuk memberikan akses dan izin tersebut.

Akses izin ini benar-benar harus diperhatikan supaya tidak terjadi pencurian data. Google play store dan app store sudah menyediakan fitur pemberian izin yang sangat ketat. Sehingga kamu dapat memanfaatkan fitur ini untuk menyaring apa saja aplikasi yang berbahaya.

2. Jangan Download Aplikasi dari Pihak Ketiga

Layanan seperti Google Play Store dan Apple Store benar-benar akan menjamin keamanan. Sehingga jika sebuah aplikasi terindikasi malware dan virus berbahaya maka sistem tidak menyarankan untuk diinstal. Namun sayangnya beberapa pengguna memilih untuk mencari aplikasi dari pihak ketiga.

Tentu saja ini akan sangat membahayakan data di dalam ponsel. Pencurian data akan sangat mudah terjadi karena tidak ada pengawasan dari penyedia layanan resmi. Biasanya ini berupa aplikasi modifikasi yang menawarkan fitur lebih, namun di dalamnya terdapat ancaman terhadap data penting.

3. Luangkan Waktu untuk Melakukan Upgrade Sistem

Sistem handphone seperti Apple dan juga Android sering mengalami pembaharuan. Pembaharuan ini dilakukan untuk meningkatkan sistem termasuk keamanannya. Pastinya sistem mutakhir akan lebih baik dari sistem sebelum-sebelumnya.

Guna menghindari aplikasi berbahaya silakan untuk rutin dan meluangkan waktu melakukan upgrade sistem. Memang terkadang hal ini cukup memakan banyak waktu hingga berjam-jam. Namun upgrade sistem ini barangkali cukup kamu lakukan satu tahun sekali atau dua kali saja.

4. Perhatikan Perusahaan Pembuat Aplikasi

Setiap aplikasi tentu saja ada pihak perusahaan atau developer yang membuatnya. Developer tersebut ada yang sudah sangat besar dan ada juga yang belum terkenal sama sekali. Developer sangat berperan penting terhadap keamanan sebuah aplikasi, tentu karena mereka lah yang membuatnya.

Karena melalui aplikasi yang dibuat, mereka bisa saja mencuri data pengguna. Pastikan betul-betul jika developer tidak pernah terkena masalah pencurian data dan scamming. Cara mengetahuinya cukup dengan mengetikkan nama developer di Google Search maka akan ada informasi terkait.

5. Hati-hati Saat Menggunakan Wifi Umum

Wifi juga bisa menjadi media untuk melakukan pencurian data, khususnya wifi umum. Karena melalui jaringan umum ini bisa saja ada orang lain yang bersembunyi untuk melakukan pencurian data. Solusinya adalah dengan menggunakan VPN supaya hacker tidak dapat mengintai data-data penting kamu.

VPN berfungsi untuk menutupi transmisi data, menghindari sensor dan pemfilteran di internet. Namun kamu juga perlu berhati-hati menggunakan aplikasi VPN, karena tidak sedikit developer nakal yang membuat VPN untuk scamming. Pastikan mendownload VPN dari pihak resmi seperti App Store dan juga Play Store.

6. Gunakan Password Manager

Password bisa diartikan sebagai kunci rumah kita di dalam dunia data. Jika kunci ini jatuh ke tangan orang yang tak bertanggung jawab maka bisa digunakan untuk tujuan pencurian. Karena itu kita harus benar berhati-hati saat menyimpan password.

Sebaiknya jangan menggunakan kata sandi yang sama untuk semua akun. Karena jika sebuah akun sudah berhasil diretas maka orang pun akan mudah mencuri data kita yang lain. Ya, walaupun menggunakan kata sandi berbeda akan merepotkan, tapi ini akan lebih aman.

Selain itu kamu bisa menggunakan password manager. Salah satu aplikasi yang kami rekomendasikan adalah Lastpass. Aplikasi semacam ini dapat membantu kamu menjaga dan mengelola kata sandi agar lebih aman.

Penutup

Sekarang pencurian tidak hanya terjadi secara fisik di dunia nyata. Beberapa kasus penipuan besar justru terjadi hanya melalui data-data di internet. Karena untuk saat ini internet memang belum aman sepenuhnya.

Untuk menghindari hal itu kamu perlu menghapus berbagai aplikasi yang berbahaya. Baik itu sebagai pengguna Android ataupun Apple, kamu tetap harus berhati-hati. Selain menghapus aplikasi yang sudah disebutkan, kamu pun perlu memperhatikan beberapa tips menghindari pencurian data di atas.