Mengenal Apa Itu VPS dan Kegunaannya

Anda harus mengenal apa itu VPS dan kegunaannya terlebih dahulu sebelum memilih dan menyewanya dari penyedia layanan mesin virtual Indonesia.

Mengenal Apa Itu VPS dan Kegunaannya
https://www.maxmanroe.com/pengertian-vps.html

Apakah Anda sudah tahu bahwa sebagian besar situs web yang kita kunjungi berada di satu server yang sama? Situs-situs ini biasanya disimpan di Virtual Private Server (VPS). Pada artikel ini Anda akan belajar mengenal apa itu VPS dan fungsinya secara detail.

Di saat ini, banyak aktivitas kita yang berhubungan langsung dengan situs web dan sejenisnya. Sebagai pengguna internet aktif, Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya VPS (Virtual Private Server). Sebenarnya apa sih VPS itu dan apa fungsinya?

Apa Itu VPS?

Kepanjangan VPS adalah Virtual Private Server atau server virtual yang digunakan untuk menyimpan data dan file di situs web yang membutuhkan resource besar. Pengguna VPS tidak perlu berbagi resource dengan situs web lain seperti halnya dengan shared hosting. 

Memang, VPS menggunakan teknologi virtualisasi yang membagi server fisik menjadi banyak sumber daya yang berbeda. Dengan sumber daya pribadi, kinerja situs web pengguna server ini tidak akan terpengaruh oleh pengguna lain.

Pada layanan VPS, Anda diberikan akses kontrol penuh, kebutuhan sumber daya, dan sistem operasi apa yang akan dijalankan. Secara umum, VPS biasa digunakan oleh pemilik situs web yang trafiknya sedang hingga tinggi dan telah melampaui batas yang ditawarkan oleh shared hosting. 

Apa Sih Fungsi VPS?

Setelah mengetahui apa itu VPS, Anda juga harus tahu beberapa fungsinya. Fungsi VPS adalah untuk membuat ruang virtual pribadi pengguna dengan membagi server menjadi beberapa ruang virtual yang tidak saling terhubung. Berikut beberapa fungsi atau kegunaan VPS.

1. Sebagai Server Website

Sebagian besar VPS digunakan sebagai server untuk situs web atau yang lebih dikenal sebagai web hosting. Secara umum, situs dengan jumlah pengunjung rendah tidak memerlukan sumber daya yang besar seperti VPS dan lebih baik menggunakan shared hosting. 

Namun, ketika situs web sudah memiliki jumlah pengunjung yang cukup tinggi, Anda sebagai pengelola situs sebaiknya beralih ke VPS dengan spesifikasi perangkat keras dan sumber daya yang lebih sesuai daripada shared hosting.

VPS juga menawarkan banyak tools dan framework tambahan yang dapat Anda install seperti Flask, Django, Ruby on Rails, dan lain-lain. Dengan tools dan framework ini pasti dapat membantu Anda menambahkan fitur dan mengoptimalkan situs web yang sedang dibangun.

2. Sebagai Server Remote Desktop

Pada dasarnya, Anda dapat menggunakan VPS sebagai komputer jarak jauh yang dapat digunakan kapan saja dan di mana saja.

3. Sebagai Layanan VPN

Apa itu VPS sebagai VPN? Beberapa pengguna memakai VPS sebagai server untuk Virtual Private Network (VPN). VPN itu sendiri merupakan jalur koneksi pribadi yang hanya dapat diakses oleh pengguna terdaftar. Sehingga proses pertukaran dan penyimpanan data-data bisa lebih aman.

Ada banyak layanan VPN gratis dan berbayar, tetapi membuat VPN di server VPS Anda sendiri adalah pilihan yang lebih aman. Karena hanya Anda yang mengelola dan menyimpan data, tidak seperti VPN pihak ketiga yang walaupun aman tapi ada kemungkinan bocor ke pihak lain.

4. VPS Sebagai File Hosting

Kegunaan lain dari VPS adalah sebagai file hosting. Jadi apa itu VPS file hosting? Selain menyimpan file halaman situs web, Anda juga dapat menggunakan VPS untuk menyimpan file pribadi dan membuatnya dapat diakses secara online melalui koneksi internet. 

Hal ini karena sumber daya server virtual sepenuhnya milik Anda dan tidak memengaruhi penyewa lain. Namun sebaliknya dengan layanan shared hosting yang melarang pengguna menyimpan file pribadi yang tidak relevan dengan situs web mereka, karena dapat membebani server.

5. VPS Sebagai Hosting Aplikasi

Apa itu VPS sebagai hosting aplikasi?  Artinya VPS banyak dipakai para developer untuk dijadikan hosting aplikasi buatan mereka. Anda juga dapat menggunakan VPS untuk pengembangan sebuah aplikasi, baik aplikasi website, ponsel, maupun aplikasi desktop. 

Dilengkapi dengan KVM VPS hosting, Anda dapat membuat area khusus dan menginstal aplikasi yang sama di sana. Dari sana, Anda dapat memodifikasi aplikasi, testing, mengidentifikasi bug, dan menemukan cara untuk memperbaikinya.

5. VPS Sebagai Backup

Fitur VPS lainnya adalah fitur backup server. Apa itu VPS dengan fitur backup server? Pengelola situs web, aplikasi, dan database sering menggunakan layanan VPS sebagai server cadangan untuk mencegah kehilangan data. 

Data sering hilang karena berbagai penyebab seperti kesalahan konfigurasi, peretasan, dan pengujian software baru. Oleh karena itu, jika server utama mengalami kesalahan yang memerlukan penghapusan data, VPS dapat digunakan sebagai server cadangan.

Apa Saja Jenis-jenis VPS?

Sampai disini Anda sudah tahu apa itu VPS dan fungsinya. Tentu saja, Anda juga harus mengetahui berbagai jenis VPS yang tersedia. Sehingga Anda perlu memeriksanya sebelum membeli layanannya. Berikut jenis-jenis VPS yang perlu Anda ketahui:

1. VPS Jenis KVM

Keunggulan dari jenis VPS ini adalah memiliki teknologi untuk dapat berkomunikasi dan terhubung dengan hardware tanpa membutuhkan Operating System. Ini lebih baik daripada OpenVz, yang membutuhkan OS untuk komunikasi.

2. OpenVz

Apa itu VPS jenis OpenVz? Openvz menggunakan sistem operasi yang berjalan pada Shared Kernel Server. Hal ini dikarenakan OpenVz sendiri hanya dapat digunakan dengan sistem operasi berbasis Linux. VPS ini menggunakan resource yang lebih sedikit dibandingkan tipe lainnya.

3. Jenis HVM

Jenis VPS ketiga adalah HVM atau Hardware Virtual Machine. HVM untuk virtualisasi ini berada di level kernel. HVM ini memberikan Anda kebebasan penuh dan fitur-fiturnya sangat cocok  digunakan pada toko online dan website besar.

4. VPS Jenis Microsoft Hyper V

Dengan pemakaian Windows sebagai sistem operasi, VPS jenis ini dapat dipakai di banyak perangkat. Keunggulan dari VPS ini adalah kemudahan penggunaannya karena semua panel menggunakan GUI atau Graphic User Interface.

Bagaimana Memilih VPS Terbaik

Setelah penjelasan di atas, mungkin Anda tertarik untuk membeli layanan VPS untuk bisnis online Anda. Sebelum memilih dan membeli layanan VPS, ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan.

1. Kapasitas Penyimpanan

Layanan VPS menawarkan ruang penyimpanan yang cukup besar untuk menyimpan berbagai jenis file. Namun, jumlah penyimpanan yang tersedia tergantung pada paket yang Anda pilih. Jadi, Anda harus mengetahui kebutuhan server dan ukuran data sebelum memilih layanan VPS.

2. Sistem Operasi

Salah satu yang jadi pertimbangan penting Anda dalam memilih layanan VPS adalah sistem operasi yang dipakai server. Kebanyakan layanan VPS menggunakan sistem operasi Linux atau Windows.

3. Kapasitas Bandwidth

Sebagian besar layanan VPS menetapkan batas penggunaan bandwidth bulanan. Jika penggunaan sudah melebihi kapasitas, maka akses ke VPS akan melambat. Pastikan Anda memilih layanan VPS yang tidak mengenakan biaya tambahan untuk  bandwidth ekstra selama penggunaan normal.

4. Keamanan Data

Pertimbangan penting berikutnya adalah masalah keamanan data, maka pilihlah layanan VPS yang menyediakan layanan backup optimal sesuai kebutuhan.

5. Lokasi Server

Lokasi server menjadi salah satu pertimbangan yang sangat penting dalam memilih layanan VPS. Pilihlah server yang lokasinya merupakan mayoritas pengunjung website Anda.

Kesimpulan

Demikian penjelasan mengenai apa itu VPS, fungsinya, jenis-jenis VPS, dan beberapa pertimbangan dalam memilih layanan VPS. Semoga Anda dapat memahami betapa pentingnya peran VPS untuk mengoptimalkan website bisnis online Anda. Baca juga Cara Membuat Website dengan Cepat dan Mudah