Jaringan 5G di Korsel Tembus 438 Mbps, di Indonesia Berapa?

Dunia sedang memasuki era jaringan 5G yang memiliki kecepatan berkali-kali lipat dibanding 4G, lalu berapa kecepatan 5G di Indonesia?

Jaringan 5G di Korsel Tembus 438 Mbps, di Indonesia Berapa?

Jaringan 5G merupakan jaringan generasi kelima dari jaringan seluler yang menggantikan 4G sebelumnya. Kemajuan teknologi akan menggantikan 4G dengan jaringan yang lebih cepat dan efisien. 5G mungkin akan mengubah cara kita mengakses internet.

Jaringan 5G memiliki kecepatan transmisi yang lebih baik daripada jaringan 4G dalam hal kecepatan internet, dan 5G tidak hanya memiliki latensi yang lebih sedikit daripada jaringan sebelumnya, tetapi juga kecepatan hingga 1 Gbps.

Mengenal Apa Itu Jaringan 5G

Jaringan 5G di Korsel Tembus 438 Mbps, di Indonesia Berapa?

Teknologi jaringan 5G telah dikembangkan sejak 2018. Jaringan ini menggunakan delay transmisi data kurang dari 10 milidetik. Hingga saat ini, 36 negara telah berpartisipasi dalam pengembangan jaringan 5G.

Jika 4G membutuhkan menara tinggi untuk mengirim sinyal, 5G hanya membutuhkan stasiun transmisi kecil yang dapat dihubungkan ke atap atau tiang lampu jalan. Pasalnya, gelombang 5G tergolong pendek dan rentan terhadap gangguan cuaca dan keberadaan gedung.

Di sisi lain, gelombang pendek mempercepat transmisi data. Namun, sinyal 5G gelombang pendek juga memancarkan radiasi lebih tinggi yang berbahaya bagi organisme hidup.

Indonesia merupakan salah satu negara yang berpartisipasi dalam uji coba 5G ini. Namun, Menkominfo sempat menghentikan menyeleksi pengguna jaringan 5G, terutama karena masih ada persoalan teknis yang perlu dipertimbangkan terkait penerimaan negara bebas pajak.

Menurut laporan Kominfo, layanan komersial untuk jaringan komunikasi 5G resmi diluncurkan pada Mei 2021 di sembilan kota besar di Indonesia, antara lain Jabodetabek, Bandung, Batam, Balikpapan, Makassar, Surakarta, Denpasar, dan Medan.

Terlepas dari pro dan kontra dari dampak positif dan negatif dari jaringan 5G, kemajuan teknologi diharapkan dapat membantu meningkatkan kehidupan kita.

Kecepatan 5G di Berbagai Negara

Jaringan 5G di Korsel Tembus 438 Mbps, di Indonesia Berapa?

Menurut data OpenSignal, Korea Selatan adalah negara dengan 5G tercepat di kawasan Asia Pasifik. Rata-rata kecepatan unduh 5G di Korea Selatan adalah 438 Mbps. Kecepatan unggah 5G (upload speed) Negeri Ginseng itu juga menjadi pemenangnya, 36,1 Mbps.

Demikian pula, puncak unduhan 5G adalah 866,9 Mbps. Taiwan menempati urutan kedua dengan kecepatan unduh 5G rata-rata 263,1 Mbps. Berikutnya adalah Selandia Baru dengan kecepatan unduh 5G rata-rata 253 Mbps.

Australia dengan 224,7 Mbps dan Singapura dengan 198,4 Mbps. Dalam hal itu, rata-rata kecepatan unduh 5G di Jepang adalah 158,4 Mbps, di Filipina 136,6 Mbps, di Thailand 140,9 Mbps dan di Hong Kong 136,3 Mbps.

Indonesia berada di peringkat 10 dalam daftar ini. Rata-rata kecepatan unduh 5G domestik tercatat sebesar 69,3 Mbps. Data dalam laporan ini dikumpulkan dari 1 November 2021 hingga 29 Januari 2022.

Kapan Jaringan 5G Menjadi Populer dan Merata?

Dunia Akan Berubah, Ini yang Terjadi Jika Jaringan 5G Hadir!

Implementasi komersial teknologi 5G telah dilakukan sejak 2021. Namun, teknologi ini diharapkan dapat lebih merata di Indonesia dibandingkan dengan pengalaman implementasi 4G selama 6-7 tahun.

Ismail, sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, berharap implementasi jaringan komunikasi 5G akan merata pada tahun 2025.

Dalam keterangan persnya, Rabu (2 September 2022), Ismail berharap bahwa jaringan 5G bisa meluas dan merata antara 2024 dan 2025, seperti jaringan generasi ke-4 saat ini.

Jika implementasi 5G berlangsung cepat, ini berarti Indonesia kemungkinan akan menanggung biaya pembelajaran teknologi 5G.

Namun, di sisi lain, jika terlambat, kita tidak akan dapat berpartisipasi di pasar dan tidak akan dapat menjadi tuan rumah di negara sendiri.

Oleh karena itu, implementasi 5G sangat penting, tetapi kita perlu menyesuaikan kecepatan dan waktu agar implementasinya benar-benar produktif untuk kepentingan negara.

Implementasi teknologi 5G ditandai pada tahun 2021 ketika tiga operator besar Indonesia Telkomsel, Indosat serta XL Axiata mengumumkan bahwa mereka komersial dan telah didirikan di beberapa kota dalam bentuk spot area.

Tapi tentu saja, tidak sepenuhnya senang dengan situasi ini. Untuk mengembangkan 5G dengan cepat atau lebih cepat dari yang diharapkan, kita masih perlu mengembangkan kembali teknologi ini.

Apa Manfaat Penggunaan 5G?

Dunia Akan Berubah, Ini yang Terjadi Jika Jaringan 5G Hadir!

Telkomsel menggelar percobaan 5G pertamanya pada Mei 2021. Saat ini jaringan 5G sedang diuji coba di ajang Pertamina Grand Prix motor MotoGP di Mandalika, Lombok dan Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Lalu apa saja manfaat dari jaringan 5G?

1. Koneksi internet 10 kali lebih cepat

Dilansir dari laman Good Indonesia, kecepatan maksimal jaringan 5G adalah 10 Gbps, yakni 10 kali lebih cepat dari jaringan 4G. Seperti yang diklaim Telkomsel, kecepatan unduh 5G adalah 20 Gbps, 20 kali lebih cepat dari 4G.

Kecepatan ini berarti Anda tidak perlu khawatir layar video akan buram saat menonton film dalam kualitas 4K atau 8K.

2. Latensi rendah

Latensi adalah waktu yang diperlukan pengirim untuk “mengirim” data ke penerima. Semakin lama penundaan, semakin lambat respons penerima terhadap perintah yang diberikan atau dikirim.

Seperti dilansir laman Good Indonesia, jaringan 5G memiliki latency yang lebih rendah dibandingkan 4G. Penundaan 5G adalah 1 ms, yang merupakan sepersepuluh dari jaringan 4G.

Latensi rendah ini memungkinkan menangani visualisasi manusia sehingga dapat berkomunikasi dari jarak jauh secara real time. Teknologi ini juga berguna untuk aplikasi seperti virtual reality (VR) dan augmented reality (AR).

Penerapan 5G dapat memberikan video yang lebih baik dan lebih realistis tanpa menimbulkan penundaan.

3. Lebih banyak kapasitas

Terkadang sulit mendapatkan sinyal yang kuat saat berada di keramaian. Dari laman Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), hal ini disebabkan setiap orang di satu lokasi memiliki akses internet secara bersamaan sehingga menyebabkan kemacetan di satu menara.

Selain kecepatan, jaringan 5G menawarkan lebih banyak kapasitas dan ruang daripada jaringan 4G. Jika banyak perangkat yang terhubung, kualitas jaringan 4G akan menurun. Tidak seperti 5G, yang memungkinkan Anda menghubungkan lebih banyak perangkat secara bersamaan.

Efek dan Risiko yang Merugikan

Dunia Akan Berubah, Ini yang Terjadi Jika Jaringan 5G Hadir!

Apakah 5G aman dari radiasi? Ini menjadi pertanyaan dan isu yang cukup penting untuk dibahas. Berikut adalah beberapa risiko yang menakutkan dari emisi sinyal 5G:

1. Meningkatkan risiko kanker

Radiasi RF atau gelombang radio yang dipancarkan dari pemancar 5G dibebankan pada 24-90GHz. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), intensitas radiasi ini merupakan salah satu penyebab kanker.

Frekuensinya juga mendekati 95GHz, yang merupakan senjata militer AS. Senjata militer semacam itu dapat memanaskan kulit manusia bahkan dari jarak jauh.

2. Mengganggu sistem komunikasi pada pesawat

Otoritas Penerbangan Sipil Prancis Dirección General de Aeronáutica Civil (DGAC) telah melarang penggunaan perangkat dengan jaringan 5G di pesawat. Hal ini dikarenakan 5G dapat memblokir data dari altimeter, sehingga menyulitkan pilot untuk mengetahui ketinggian pesawat.

DGAC juga menyerukan untuk membatasi kekuatan sinyal pemancar 5G di dekat bandara utama Prancis karena mengganggu sinyal komunikasi antara Menara dan pilot pesawat.

3. Risiko mengganggu terhadap metabolisme tubuh

Masalah radiasi yang bisa berisiko pada kesehatan sebenarnya bukan masalah baru. Namun radiasi frekuensi tinggi yang kuat dari 5G akan lebih banyak berdampak. Salah satunya adalah dengan mengganggu metabolisme tubuh.

Bahaya radiasi sinyal 5G dapat menyebabkan kerusakan jaringan tubuh, meningkatkan risiko insomnia, mempercepat penuaan dini, gangguan metabolisme, merusak otak dan sel dan meningkatkan hormon stres.

Penutup

Jaringan 5G mungkin sebentar lagi akan kita nikmati secara merata. Namun demikian, beberapa kelebihan dan kekurangan yang telah disebutkan, bisa menjadi hal yang patut untuk dipikirkan. Semoga artikel ini bermanfaat dan silakan share kepada teman atau keluarga! Baca juga Rekomendasi HP 5G, Harga Mulai 2 Jutaan, Bisa Internetan Super Cepat!