Ini 10 Hal Adaptasi Teknologi F1 di Mobil Biasa

Penggunaan teknologi dalam dunia otomotif memang terus berkembang. Salah satunya adalah adaptasi teknologi F1 di mobil biasa. Apa saja adaptasi teknologi tersebut?

Ini 9 Hal Adaptasi Teknologi F1 di Mobil Biasa

Bagi pecinta F1, bisa mencoba mobil tersebut memang menjadi impian tersendiri. Namun pastinya, tidak semua orang bisa mengemudikan mobil F1. Tetapi, tahukah kamu jika saat ini ada teknologi F1 di mobil biasa.

Secara teknologi, mobil F1 memang memiliki banyak kelebihan. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa banyak teknologi F1 yang diadaptasi ke mobil biasa. Bagi pecinta F1, hal ini tentu menarik kerena setidaknya mereka bisa merasakan teknologi yang sama pada mobil F1.

Adaptasi Teknologi F1 di Mobil Biasa

Ini 9 Hal Adaptasi Teknologi F1 di Mobil Biasa

Dalam banyak hal, balapan jet darat ini memang memiliki standar yang tinggi dalam banyak hal. Baik dari segi kecepatan, keamanan, dan kenyamanan. Fitur inilah yang nantinya banyak diadaptasi oleh para produsen mobil.

Penggunaan teknologi F1 di mobil biasa memang terbukti sangat berguna dan menguntungkan. Saat ini sendiri, adaptasi teknologi F1 hampir meliputi semua sektor yang ada di kendaraan. Berikut adalah contoh teknologi F1 di mobil biasa.

1. Penggunaan Tombol pada Setir

Untuk kamu yang terbiasa menonton balapan F1, mungkin sudah tidak asing melihat setir mobil F1 dengan banyak tombol. Semua tombol tersebut tentunya memiliki fungsi masing-masing, terutama untuk mengaktifkan banyak fitur yang ada pada mobil F1 itu sendiri.

Saat ini, teknologi mobil balap tersebut juga akan mudah kamu temukan pada mobil biasa. Setidaknya, ada banyak fitur pada mobil biasa yang pengaturannya bisa dilakukan lewat setir. Cara ini dinilai lebih memudahkan dan membuat tangan tidak perlu lepas dari setir.

2. Suspensi Aktif

Teknologi F1 di mobil biasa lainnya yang bisa kamu rasakan adalah penggunaan suspensi aktif. Dengan menggunakan cara ini mobil bisa mempertahankan kecepatan dan laju saat menikung. Selain itu penggunaan suspensi aktif juga bisa membuat nyaman.

Selain masalah kenyamanan, kestabilan berkendara juga semakin meningkat. Suspensi ini bisa secara otomatis menjadi keras atau lunak tergantung kondisi jalan. Pada awalnya, penggunaan teknologi ini memang bertujuan untuk mempertahankan kecepatan saat menikung.

Sekedar informasi, penggunaan teknologi ini sudah dilarang di F1 saat ini. Alasan pelarangannya sendiri karena membuat mobil menjadi terlalu dominan. Artinya, tidak ada masalah dengan faktor keamanan pada mobil.

3. Mesin DOHC

Mungkin saat ini kamu sudah tidak asing lagi dengan kendaraan yang menggunakan mesin DOHC atau Double Overhead Camshaft. Penggunaan sistem satu piston dengan empat klep ini memang sudah jamak. Tapi tahukah kamu, jika sistem ini juga merupakan adaptasi teknologi F1?

Penggunaan teknologi ini dinilai bisa memberikan tenaga yang lebih besar pada kendaraan. Dengan menggunakan sistem DOHC, membuat asupan bahan bakar menjadi lebih banyak dan membuat power mesin semakin besar. Hal ini juga membuat putaran mesin menjadi lebih stabil.

4. Hybrid System

Ini 9 Hal Adaptasi Teknologi F1 di Mobil Biasa
Racing Auto Renault Car Fast F1 Race Speed

Salah satu teknologi F1 terbaru yang juga masih banyak digunakan sampai saat ini adalah hybrid system. Untuk mobil balap, penggunaan teknologi ini juga berkaitan dengan efisiensi penggunaan bahan bakar.

Namun selain itu, penggunaan hybrid system juga berpengaruh dengan masalah performa. Penggunaan teknologi ini dinilai membuat mesin menjadi lebih responsif dan bertenaga. Hal ini juga yang menjadi alasan penggunaan teknologi ini untuk kendaraan umum.

5. Paddle Shift

Salah satu tujuan penggunaan teknologi di F1 adalah masalah efisiensi. Contohnya adalah penggunaan paddle shift. Dengan cara ini maka pembalap bisa menaik turunkan gigi dengan lebih mudah dan cepat. Cukup dengan gerakan jari, maka proses ini langsung terjadi.

Hal ini juga membuat adaptasi teknologi F1 ini akan banyak kamu temukan saat ini. Sudah banyak kendaraan yang memiliki fitur pemindahan gigi dengan sistem mirip F1. Selain lebih cepat, cara ini juga dinilai membuat proses menjadi lebih ringkas.

6. Anti Lock Braking System

Fitur ABS atau Anti Lock Braking System juga merupakan salah satu fitur yang akan kamu banyak ditemukan pada kendaraan saat ini. Sistem ini juga awalnya merupakan teknologi pengamanan mobil F1 untuk urusan rem.

Untuk mobil F1 sendiri, penggunaan Anti Lock Braking System awalnya bertujuan untuk masalah keamanan dan kenyamanan pembalap. Dengan fitur ini maka proses pengereman akan menjadi lebih aman, ban tidak slip, dan lebih nyaman.

Secara singkat, penggunaan ABS adalah bertujuan untuk mencegah kondisi ban yang langsung mengunci saat dilakukan pengereman. Dengan penggunaan ABS, maka ban masih bisa berputar dan pengemudi masih bisa melakukan manuver untuk proses pengereman yang lebih aman.

7. Teknologi Gearbox

Bagian gearbox juga termasuk salah satu bagian yang mendapat pengaruh teknologi F1 pada mobil biasa. Pada versi lama, ketika melakukan perpindahan gigi maka pengemudi harus menggerakkan kopling secara manual.

Langkah ini dinilai tidak efektif dan memakan banyak waktu. F1 yang membutuhkan kecepatan akhirnya menerapkan sistem semi automatic gearbox. Dengan menggunakan cara ini, maka proses pemindahan gigi akan jauh lebih cepat, pembalap juga tidak perlu menggerakkan kopling secara manual.

Penggunaan teknologi gearbox semi otomatis ini juga berdampak pada kecepatan mobil saat melaju. Setidaknya, pengemudi masih mempertahankan kecepatan dengan stabil pada saat proses naik turun gigi.

8. Penggunaan TurboCharged

Teknologi F1 di mobil biasa lainnya yang juga sudah banyak digunakan saat ini adalah turbocharged. Awalnya, penggunaan teknologi ini merupakan jawaban untuk menghasilkan tenaga yang lebih besar meskipun kapasitas mesin kecil.

Dampak positif lain dari penggunaan turbocharged juga adalah masalah bahan bakar. Dengan penggunaan teknologi ini, penggunaan bahan bakar juga menjadi lebih efektif meskipun harus mengeluarkan tenaga yang lebih besar.

9. Sasis Monokok

Penggunaan teknologi F1 di mobil biasa lainnya adalah sasis monokok. Penggunaan sasis monokok hampir bisa kamu temukan pada semua mobil yang ada saat ini. Dengan menggabungkan sasis dan body, hal ini memberikan banyak keuntungan, dari mulai kenyamanan sampai keamanan.

Kelebihan utama dari penggunaan sasis model ini adalah bobot kendaraan yang jauh lebih ringan. Dari sisi rigiditas, sasis ini juga lebih kaku sehingga mobil menjadi lebih nyaman. Dari segi keamanan, sasis ini juga mampu meredam ketika terjadi benturan.

10. Rem Cakram

Penggunaan rem cakram pada banyak kendaraan saat ini juga merupakan salah satu adaptasi teknologi pengamanan mobil F1. Selain meningkatkan kinerja, penggunaan rem cakram juga bisa lebih cepat mengurangi panas.

Dalam dunia balap, penggunaan rem cakram awalnya untuk menjawab masalah rem yang cepat rusak. Dengan menggunakan rem cakram, selain membuat proses pengereman menjadi lebih aman juga membuat efektifitas penggunaan rem menjadi meningkat.

Perkembangan Teknologi F1 di Mobil Biasa

Ini 9 Hal Adaptasi Teknologi F1 di Mobil Biasa

Dengan semakin ramainya balapan F1, maka dipastikan akan semakin banyak teknologi yang digunakan untuk menambah kecepatan dan keamanan mobil. Hal ini juga tentunya akan berdampak pada mobil biasa.

Akan semakin banyak juga penggunaan teknologi mobil F1 di mobil biasa. Untuk pengendara umum, hal ini tentu akan sangat menguntungkan karena bisa membuat berkendara menjadi lebih nyaman dan tentunya menjadi lebih aman.