6 Penyebab Baterai HP Boros dan 7 Cara Mengatasinya

Penyebab Baterai HP Boros dan Cara Mengatasinya

kamu harus tahu cara membuat baterai HP awet, pasalnya saat ini banyak yang mengeluhkan baterai HP mudah habis. Tentu saja, ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penggunaan ponsel yang tidak tepat, penggunaan ponsel jangka panjang, dan lainnya.

Apalagi sekarang banyak smartphone yang memiliki banyak kapasitas menyimpan berbagai aplikasi. Aplikasi ini dapat memengaruhi penggunaan baterai harian kamu. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui cara agar baterai HP lebih awet.

Penyebab Baterai HP Boros

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan baterai pada smartphone Android kamu cepat habis. Tapi tahukah kamu bahwa sebenarnya ada cara untuk mengatasi ini? Berikut beberapa penyebab borosnya daya baterai pada smartphone Android dan cara mengatasinya.

1. Pengisi daya rusak

Kegagalan atau kerusakan pengisi daya adalah sumber pemborosan baterai. Indikator baterai yang terkuras belum tentu karena kinerja smartphone dan baterai itu sendiri.

Tentu saja, jika pengisi daya rusak dan tidak berfungsi dengan baik, baterai tidak akan berfungsi dengan baik pula.

2. Ganti baterai lama dengan yang baru

Kamu harus lebih peka terhadap hal ini. Jika sudah tahu kalau smartphone kamu sudah “tua”, kapasitas baterainya pasti sudah tua juga.

Oleh karena itu, jika menurut kamu baterai tersebut boros, segera ganti baterai yang lama dengan yang baru. Baterai baru pasti akan memberikan daya tahan dan kinerja yang lebih baik.

3. Sistem Android

Android, yang terus menjalankan aplikasi, menghabiskan banyak daya baterai. Dalam banyak kasus, Android dapat menghabiskan 25% daya baterai. Jika hal ini terjadi pada smartphone kamu, bisa dipastikan baterai akan sangat boros.

Salah satu cara untuk menghindarinya adalah dengan menurunkan versi sistem operasi Android. Misalnya, jika kamu menggunakan marshmallow, kamu dapat mencoba menurunkan versinya menjadi lolipop.

4. Kecerahan otomatis

Ini terdengar sepele, tetapi sebenarnya dapat memengaruhi masa pakai baterai Android. Jika kamu kesulitan mengatur kecerahan layar secara manual, pastikan untuk mengaktifkan mode kecerahan otomatis.

Di sisi lain, beberapa pengguna tidak menyadari bahwa mereka telah mengaktifkan mode tersebut. Bahkan, mode ini menghabiskan banyak daya baterai. Kami menyarankan kamu untuk menyesuaikan tingkat kecerahan layar secara manual.

5. Layanan Google Play

Ini adalah aplikasi Google lain yang telah terbukti menghabiskan daya baterai yang signifikan. Sayangnya, layanan atau fitur Google Play merupakan aplikasi yang cukup penting untuk perangkat Android, jadi kamu tidak dapat menghapusnya begitu saja.

Cara memperbaiki masalah ini dengan masuk ke menu Pengaturan> Aplikasi> Semua> Layanan Google Play. Lalu ketuk Hapus Cache. Kamu dapat memperbarui aplikasi ini untuk mencegahnya menghabiskan banyak daya baterai.

6. Perhatikan widget dan aplikasi latar belakang

Kumpulan aplikasi yang berjalan di latar belakang dan selalu berjalan sering kali berguna, tetapi juga dapat menguras baterai ponsel cerdas secara signifikan. Masalah ini dapat diatasi dengan menyetel waktu pembaruan lebih jarang.

Misalnya, aplikasi cuaca, yang sebelumnya diperbarui setiap jam, cobalah mengubah setiap tiga atau empat jam sekali saja.

Cara Mengatasi Baterai HP Boros

Penyebab Baterai HP Boros dan Cara Mengatasinya

Mengingat bahwa ada banyak faktor di balik masalah tersebut dan bahwa baterai merupakan faktor penting dalam penggunaan ponsel, ada beberapa tips dan metode sederhana dan efektif untuk mengatasi masalah ini.

1. Jangan mengunduh dan menginstal terlalu banyak aplikasi

Semakin banyak aplikasi yang kamu miliki, semakin banyak daya yang diperlukan sehingga baterai cepat habis. Beberapa aplikasi dapat menghabiskan daya bahkan saat tidak digunakan.

Ini karena aplikasi selalu berjalan di latar belakang, menggunakan koneksi, meminta lokasi, mengirim notifikasi, dan banyak lagi.

Salah satu cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan tidak mengunduh banyak aplikasi, mematikan proses latar belakang untuk aplikasi tertentu, dan menutup aplikasi saat tidak digunakan.

2. Sesuaikan kecerahan layar dan kecepatan refresh

Sebagai komponen ponsel yang paling penting, layar merupakan salah satu pengguna daya baterai yang paling banyak terbuang percuma. Layar mengonsumsi lebih banyak baterai dari biasanya, terutama untuk fitur-fitur seperti kecepatan refresh yang tinggi.

Solusi untuk masalah ini, tentu saja, mudah. Kamu juga dapat menyesuaikan tingkat kecerahan atau mengaktifkan “kecerahan adaptif” dari kecerahan layar yang disesuaikan secara otomatis.

Kemudian atur kecepatan refresh ke pengaturan terendah 60Hz, hindari menggunakan wallpaper hidup, dan silakan gunakan wallpaper hitam jika layar ponsel kamu adalah panel AMOLED.

3. Perbarui sistem operasi

Secara umum, semakin baru versi OS, semakin baik fungsionalitasnya. Sejauh ini, versi Android terbaru menjanjikan performa yang lebih baik sekaligus menghemat daya baterai.

Karena itu, jika ponsel kamu menerima pemberitahuan pembaruan sistem operasi, jangan ragu untuk melakukannya.

Jika kamu tidak mendapatkan pemberitahuan tetapi ingin melihat apakah telah menerima pembaruan, kamu dapat langsung membuka Pengaturan> Sistem> Lanjutan untuk memeriksa pembaruan telepon atau sistem.

4. Matikan GPS dan Bluetooth saat tidak digunakan

Banyak orang melakukan dua hal ini, tetapi fitur tersebut tidak sering atau jarang digunakan. Yaitu GPS dan Bluetooth. Dalam hal emisi energi, keduanya sangat menguras HP. Oleh karena itu, sebaiknya matikan GPS dan Bluetooth saat tidak digunakan.

Dalam beberapa kasus, aktivitas GPS dan Bluetooth dapat memengaruhi kinerja HP secara keseluruhan. Sekali lagi, jangan menghindari menggunakannya. Namun, hindari mengaktifkannya setiap kali kamu tidak menggunakannya.

5. Hindari area yang sulit menangkap sinyal

Ini mungkin tidak diketahui secara luas, tetapi sinyal buruk dapat berdampak signifikan pada masa pakai baterai. HP selalu “menghubungkan” ke menara terdekat agar koneksi kamu tetap aman dan stabil.

Oleh karena itu, jika koneksi diblokir oleh area terpencil atau oleh gedung, ponsel akan melakukan upaya ekstra untuk mendapatkan koneksi. Akibatnya, baterai terkuras lebih cepat dari biasanya.
Kamu tidak hanya dapat menghindari area di mana sinyalnya sulit, tetapi kamu juga dapat mengaktifkan mode pesawat untuk mencegah ponsel menerima sinyal.

6. Aktifkan mode penghemat baterai

Mode hemat daya atau battery saver adalah fitur yang patut dicoba dan dapat memperpanjang umur baterai ponsel. Dalam beberapa kasus, aplikasi ini mematikan fitur atau proses latar belakang.

Fitur ini dapat diaktifkan langsung dari menu Quick Settings atau ke Settings > Battery > Battery Saver. Dengan pengaturan yang sama, kamu juga dapat mengaktifkan baterai adaptif.

7. Ganti baterai atau HP

Yang terakhir adalah salah satu metode yang paling efektif. Salah satu penyebab HP cepat habis adalah karena ada masalah pada baterai itu sendiri, baik karena cacat pabrik atau penuaan. Tentu saja, solusi paling efektif untuk masalah ini adalah dengan mengganti baterai.

Namun, kamu perlu memastikan bahwa baterai pengganti adalah baterai asli, bukan KW atau palsu. Jika penggantian baterai dirasa kurang efektif, kamu bisa segera mengganti ponsel dan memilih yang berkapasitas baterai lebih besar.

Penutup

Demikian ulasan dan tips cara mudah mengatasi baterai HP yang boros atau cepat habis. Selain itu, kita juga telah mengetahui apa penyebab terjadi hal tersebut. Jika informasi ini dirasa bermanfaat, silakan share kepada teman atau keluarga kamu.